KETULUSAN YANG SIA-SIA
Oleh Salsabila Novianti
#Puisi_Sedih #Puisi_PatahHati #Puisi_Cinta

Ketulusan yang Sia-sia

Dulu ku mengenalmu
Sosok wanita sempurna
Baik, cantik, dan menarik
Impian semua orang termasuk aku

Dulu ku berjuang mendekatimu
Berusaha keras agar kau sadar keberadaanku
Bekerja lebih agar ku nyata di hadapanmu
Berjuang gigih agar kau tau isi hatiku

Dulu kau hanya bersikap biasa
Dari usaha, kerja, dan perjuangan ku yang kau anggap sia-sia
Kau mulai sadar dan tahu ternyata diriku ada dan nyata
Dan mulai mengerti rasa sayang ku bukang rasa sayang ke teman biasa

Hingga kau pun bertanya
“Apakah rasa itu memang ada?”
Aku jawab “Iya”
Rasa ini ada, nyata, dan apa adanya

Hingga kau berkata
“Jika memang iya, kenapa tidak untuk menjalaninya”
Aku bahagia, tak mampu berkata-kata
Ku berikan semua rasa cinta tulusku padanya

Hingga akhirnya mantan mu kembali
Mengaharapkan cintamu yang kau bilang hanya untuk ku
Menghancurkan hubungan yang baru kita bangun
Meninggalkan ku sendiri dan pergi dengannya dengan segalanya

Kini ku tahu
Cinta ku hanya permainanmu saja
Cinta mu tak lebih dari sebuah drama
Agar 'dia' kembali ke pelukanmu seperti sedia kala

Kini ku sadar
Aku hanya lelaki biasa
Berharap lebih mendapatkan seorang dewi
Yang cintanya hanya untuk dewa yang mempunyai starta yang sama

Kini ku mengerti
Cinta yang ku miliki hanyalah ketulusan yang sia-sia
Ketulusan yang kau anggap angina lalu
Tak berarti dan tak berkesan di hadapanmu

Profil Penulis:
Nama: Salsa Bila Novianti
Umur: 17 Tahun
Hobi: Baca novel

Bagi teman-teman yang mempunyai suatu tulisan unik tentang apa saja, ataupun puisi, cerpen, cergam, pantun, bahkan profil sekolah dan guru; dan ingin dibagikan ke teman-teman lainnya melalui mading zona siswa, silahkan saja kirim karya kalian di Mading Zona Siswa. Karya kalian nantinya akan ditampilkan di mading kami dan akan dibaca oleh ribuan pengunjung lainnya setiap hari. Ayoo kirim karya kalian di mading zona siswa. Terima kasih sudah berkunjung. ZONA SISWA | Ikut Mencerdaskan Bangsa

0 komentar:

Posting Komentar