Profil Tanah ~ Tanah berasal dari batuan atau zat organik yang mengalami pelapukan yang dipengaruhi oleh matahari, tekanan, air, tumbuhan, atau binatang. Dari proses itu lah tanah memiliki lapisan-lapisan secara vertikal. Lapisan-lapisan vertikal tersebut disebut dengan profil tanah. Berkaitan dengan itu, pada kesempatan kali ini Zona Siswa akan mencoba menghadirkan penjelasan lengkap mengenai profil tanah. Semoga bermanfaat. Check this out!!!

Tanah merupakan tubuh alam tiga dimensi, yaitu mempunyai persebaran ke arah vertikal dan ke arah horizontal. Persebaran ke arah vertikal adalah persebaran dari permukaan sampai pada batuan induk (bed rock), sedangkan persebaran ke arah horizontal kurang lebih sejajar dengan permukaan bumi.

Profil tanah adalah penampang melintang (vertikal) tanah yang terdiri atas lapisan tanah (solum) dan lapisan bahan induk. Adapun solum tanah adalah bagian dari profil tanah yang terbentuk sebagai akibat proses pembentukan tanah.

BACA JUGA: Jenis-jenis Tanah

Perbedaan horizon tanah disebabkan pengendapan yang berulang-ulang oleh genangan air atau penyucian tanah (leached) dan karena proses pembentukan tanah. Proses pembentukan horizon-horizon tersebut akan menghasilkan benda alam baru yang disebut tanah. Penampang vertikal dari tanah menunjukkan susunan horizon yang disebut profil tanah. Horizon-horizon yang menyusun profil tanah dari atas ke bawah adalah horizon O, A, B, C, dan D atau R (bed rock). Adapun horizon yang menyusun solum tanah hanya terdiri atas horizon A dan B.

  1. Horizon O - Horizon ini dapat ditemukan pada tanah-tanah hutan yang belum terganggu. Horizon O merupakan horizon organik yang terbentuk di atas lapisan tanah mineral.
  2. Horizon A - Horizon ini terdiri atas campuran bahan organik dan bahan mineral. Horizon A merupakan horizon yang mengalami penyucian.
  3. Horizon B - Horizon B terbentuk dari adanya proses penimbunan (iluviasi) dari bahan-bahan yang tercuci dari horizon A.
  4. Horizon C - Horizon C tersusun atas bahan induk yang sudah mengalami sedikit pelapukan dan bersifat tidak subur.
  5. Horizon D atau R - Horizon D atau R tersusun atas batuan keras yang belum terla pukan. Horizon D atau R disebut juga batuan induk atau batuan dasar.

Profil Tanah, Pengertian Profil Tanah, Lapisan-lapisan Tanah. | www.zonasiswa.com

Secara umum, lapisan tanah terbagi menjadi tiga, yaitu lapisan tanah atas, lapisan tanah bawah, batuan induk tanah.

1. Lapisan Tanah Atas
Tanah lapisan atas berwarna gelap dan kehitam-hitaman, tebalnya antara 10-30 cm. Lapisan ini merupakan lapisan tersubur, karena adanya bunga tanah atau humus. Lapisan tanah atas (top soil) merupakan bagian yang optimum untuk kehidupan tumbuh-tumbuhan. Semua komponen-komponen tanah terdapat di lapisan ini, yaitu mineral 45%, bahan organik 5%, air antara 20-30%.

2. Lapisan Tanah Bawah
Tanah lapisan bawah waranya lebih cerah dan lebih padat daripada tanah lapisan atas. Lapisan tanah ini tebalnya antara 50-60 cm, lebih tebal dari lapisan tanah atas, sering disebut tanah cadas atau tanah keras. Di lapisan tanah ini kegiatan jasad hidup mulai berkurang. Biasanya ditumbuhi tanaman berumur panjang dan berakar tunggang dalam dan panjang agar mencapai lapisan tanah.

3. Batuan Induk Tanah
Batuan induk merupakan batuan asal dari tanah. Lapisan tanah ini warnanya kemerah-merahan atau kelabu keputih-putihan. Lapisan ini dapat pecah dan diubah dengan mudah, tetapi sukar ditembus akar. Di lereng-lereng gunung, lapisan ini sering terlihat jelas karena lapisan atasnya sudah hanyut oleh air hujan. Semakin ke dalam lapisan ini merupakan batuan pejal yang belum mengalami proses pemecahan. Pada lapisan ini tumbuhan jarang bisa hidup.

Terima kasih sudah berkenan berkunjung dan membaca artikel Geografi di atas tentang Profil Tanah, semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan sobat sekalian. Apabila ada suatu kesalahan baik berupa penulisan maupun isi, mohon kiranya kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan bersama. Jangan lupa like dan share juga ya sobat. ^^Maju Terus Pendidikan Indonesia^

0 komentar:

Poskan Komentar