Pidato Tentang Pendidikan ~ Pendidikan adalah senjata utama untuk mensejahtekan kehidupan bangsa. Semaking berpendidikan suatu bangsa, mereka juga semakin dewasa dalam bertindak dan berpikir yang berakhir pada tercapainya kedamaian. Tidak salah Nelson Mandela mengatakan “Pendidikan Adalah Sejata Hebat Yang Dapat Merubah Dunia”.

Di setiap perayaan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) yang jatuh pada setiap tanggal 2 Mei, biasanya guru-guru bahasa Indonesia akan menugaskan siswa-siswinya untuk membuat pidato tentang pendidikan.  Untuk itu, pada kesempatan kali ini Zona Siswa bermaksud untuk menghadirkan sebuah contoh naskah pidato tentang pendidikan. Contoh naskah pidato ini sengaja sibuat untuk memudahkan sobat sekalian ketika membuat sebuah pidato. Membuat pidato merupakan hal yang "susah-susah-gampang", tetapi jika kita mengetahui caranya pasti akan terasa gampang. Semoga bermanfaat. Check this out!!!


Pidato Tentang Pendidikan | www.zonasiswa.com


Asslamualaikum wr. wb.

Yang terhormat kepala sekolah SMA Negeri 01 Tanjung, semua guru dan staf administrasi SMA Negeri 01 Tanjung dan semua teman-teman ku dari kelas X sampai XII.

Sebelum saya menyampaikan sebuah pidato, saya ingin mengjaka hadirin sekalian untuk memanjatkan puji syukur kehadiarat Allah yang maha kuasa, yang telah memberi kita rahmat dan hidayah, sehingga kita bisa bertemu bersama di tempat yang di berkati ini. Dan juga mari kita samaikan sholawat dan salam kepada nabi kita Muhammad SAW, yang telah membawa kita dari kegelapan ke ke jaman terang benerang, sehingga kita selalu berada di jalan yang benar.

Hadirin yang terhormat

Menjadi kehormatan tersendiri bagi saya, untuk berdiri di sini di depan anda sekalian untuk memberikan sebuah pidato tentang pendidikan berjudul "Pendidikan di Indonesia" di hari pendidikan nasional atau HARDIKNAS ini.

Indonesia adalah Negara yang besar. Negara yang memiliki banyak sekali sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan. Negara yang memiliki banyak temat-tempat indah yang dapat menghipnotis orang. Sungguh indah bisa hidup di sini dengan damai dengan berbagai budaya, bahasa, dan agama yang berbeda. Tetapi, mengapa masih banyak terdapat orang yang hidup dibawah garis kemiskinan di Negara ini? Hanya ada satu jawaban untuk pertanyaan ini yaitu karena sumber daya manusia kita masih sangat redah dalam hal pendidikan.

Jika anda sekalian pernah mendengar tentang berita tentang peringkat internasional pendidikan kita, anda akan terkejut. Seperti yang dikutip dari Education for All (EFA) Global Monitoring Report 2011 yang di keluarkan oleh UNESCO dan di luncurkan di New York pada hari Senin, 1/3/2011, peringkat pendidikan internasional kita berada pada tempat ke 69 dari 129 negara yang di survey di seluruh dunia. Peringkat ini lebih rendah dari pada di tahun 2010.

Ini membuka sebuah pertanyaan yang berlarian di kepala saya, ada apa dengan pendidikan kita? Indonesia adalah negara hebat dengan banyak generasi muda bertalenta. Tidak diragukan lagi bahwa terdapat banyak siswa Indonesia yang memenangkan olimpiade-olimpiade pendidikan internasional seperti matematik, kima, fisika dan lainnya. Tetapi mengapa peringkat internasional pendidikan kita masih rendah. Jadi ada apa dengan pendidikan kita?

Hadirin yang terhormat

Mesti ada suatu alasan mengapa sumber daya manusia kita dan peringkat dunia kita dalam hal pendidikan masih rendah. Salah satu alasannya adalah pendidikan kita itu mahal. Untuk kelas ekonomi menengah ke atas biaya pendidikan kita saat ini mungkin buka apa-apa. Tetapi untuk mereka yang hidup di kelas eknomi kebawah, biaya pendidikan kita saat ini diluar jangkauan mereka. Banyak dari mereka bahkan mengabaikan kewajiban mereka untuk pergi ke sekolah hanya karena mereka harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan merka.

Pemerintahan kita telah membuat sebuah kebijakan baru-baru ini untuk mengatasi masalah dalam pendidikan kita. Kebijakan tersebut adalah peningkatan anggaran pendidikan nasional mencapai 20% dari APBN. Anggaran ini nantinya digunakan untuk membuat pendidikan kita terjangkau oleh kalangan masyarakat ekonomi kebawah; untuk meningkatkan kulitas guru-guru pengajar dengan program yang dikenal sebagai “sertifikasi”; dan untuk menyediakan fasilitas-fasilitas sekolah seperti perpustakaan, ruangan kelas, laboratorium, dan gedung olah raga.

Kita berharap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah akan membuat mutu pendidikan kita lebih baik. Tentunya sebagai seorang pelajar, kita tidak boleh hanya duduk diam dan santai tanpa melakukan apa-apa. Baik atau buruknya kualitias pendidikan Negara kita juga bergantung pada kita. Jika kita ingin mengubah paradigm buruk pendidikan kita, mari kita mulai dengan meningkatkan prestasi kita dengan belajar dengan keras untuk kebaikan pendidikan kita.

Saya harap pidato yang saya sampaikan hari ini bisa bermanfaat untuk kalian semua. Terima kasih untuk perhatiannya. Akhir kata:

Wasalamualaikum wr. wb.

Terima kasih sudah berkenan berkunjung dan membaca artikel di atas mengenai Pidato Tentang Pendidikan, semoga bis bermanfaat bagi sobat sekalian. Jadikan contoh naskah pidato tersebut di atas sebagai sebuah acuan bagi sobat dalam membuat pidato sobat sendiri yang saya yakin jauh lebih bagus dari pidato di atas. Apabila ada suatau kesalahan baik berupa penulisan maupun isi dari pidato di atas, mohon kiranya kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan bersama. Jangan lupa like dan share juga ya sobat. ^^Maju Terus Pendidikan Indonesia^^

Lihat juga Contoh Naskah Pidato lainnya, di sini.

9 komentar:

  1. jangan terlalu panjang. buat belajar.. ujian

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  2. terimakasih. sangat membantu :')

    BalasHapus
  3. Panjang amat gan -_-
    Butuh untuk di bacain di depan kelas nih :v

    BalasHapus
  4. thx gan, sangat membantu. tidak terlalu panjang dan juga tidak terlalu singkat. i like it :D

    BalasHapus
  5. salamnya yang bawah keliru gan. mohon dikoreksi

    BalasHapus
  6. makasih gan, pidatonya sangat mmbantu untuk bsk mau dibaca dan ada sebagian kata yg typo , n pidatonya jg ngk terlalu pendek maupun panjang

    BalasHapus